MANADO, LENSA-INDO.COM – Sebanyak 28.915 murid kelas XII di Sulawesi Utara mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang dibuka di SMA Negeri 7 Manado, Senin (26/10/2026). Data Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut menunjukkan peserta berasal dari 407 satuan pendidikan, dengan SMA menyumbang porsi terbesar.
Pembukaan TKA 2026 Sulut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Sulut Denny Mangala yang mewakili Gubernur. Laporan Kepala Dinas Dikda Sulut Jahja P. Rondonuwu dibacakan oleh Plh Sekretaris Dinas Bravo Turangan, seperti dilaporkan DetikManado dan Newpos Komanado.
Rincian Peserta TKA 2026 Sulut
- SMA: 18.334 murid dari 220 sekolah, atau sekitar 63,4 persen dari total peserta.
- SMK: 10.568 murid dari 181 sekolah, sekitar 36,5 persen.
- SLB: 13 murid dari enam sekolah.
- Total: 28.915 murid dari 407 sekolah.
Hasil hitung ulang redaksi menunjukkan angka per jenjang tersebut cocok dengan total resmi. Rata-rata, satu SMA mengirim sekitar 83 peserta, sedangkan satu SMK sekitar 58 peserta. Sejumlah media lokal sebelumnya menyebut angka 28.902 peserta; selisih 13 orang itu sama dengan jumlah peserta dari SLB, sehingga angka 28.902 merupakan gabungan SMA dan SMK saja.
Data jumlah peserta TKA Sulut tahun sebelumnya belum dipublikasikan dalam rilis ini, sehingga perbandingan antartahun belum dapat dilakukan.
Jadwal dan Materi Ujian
TKA berlangsung bertahap dalam beberapa gelombang hingga 8 November 2026, menyesuaikan jadwal tiap sekolah. Ujian berbasis komputer ini disiapkan dalam moda daring dan semi-daring sesuai kondisi jaringan di sekolah. Peserta mengerjakan tiga mata pelajaran wajib, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, ditambah dua mata pelajaran pilihan sesuai minat. Hasilnya dijadwalkan diumumkan pada 23 Desember 2026.
Dinas menyebut TKA sebagai asesmen terstandar nasional. “Untuk memperoleh gambaran capaian akademik murid secara objektif,” demikian bunyi laporan Kepala Dinas yang dikutip DetikManado. Pelaksanaannya mengacu pada Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 dan Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026.
Artinya bagi Murid dan Orang Tua di Sulut
Hasil TKA dituangkan dalam Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA) yang dapat dipakai sebagai validasi nilai dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke perguruan tinggi negeri maupun seleksi perguruan tinggi swasta. Karena itu, meski tidak menentukan kelulusan, hasil TKA penting bagi murid kelas XII yang berencana melanjutkan kuliah.
Mulai tahun ini, TKA juga diintegrasikan dengan Asesmen Nasional untuk memetakan kebutuhan pembelajaran. Dinas bersama sekolah telah menggelar simulasi dan gladi bersih perangkat ujian. Tantangan yang perlu diantisipasi adalah stabilitas listrik dan internet, terutama di sekolah wilayah kepulauan dan daerah 3T. Orang tua dapat membantu dengan memastikan anak mengetahui jadwal sesi, datang tepat waktu, dan cukup istirahat menjelang ujian.
Foto: Ilustrasi – peta lama kawasan sekitar Manado, arsip Nationaal Archief. Atlas of Mutual Heritage / Wikimedia Commons (Public domain)
Sumber:


