COMO, LENSA-INDO.COM – Dua laga menarik menghiasi matchday ketiga Liga Champions 2026/2027, yakni Como menjamu Manchester United (MU) serta Bayern Munchen menghadapi Arsenal, Rabu hingga Kamis dini hari waktu Indonesia.
Como vs MU: Duel di Bawah Bayang-Bayang Krisis
Manchester United datang ke Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, dalam kondisi kurang menggembirakan. Di kompetisi domestik, MU kini terperosok di posisi ke-13 klasemen Liga Inggris, menunjukkan tren negatif yang belum juga berhenti.
Di sisi lain, Como tampil sebagai tim yang semakin matang di bawah arahan pelatih Cesc Fabregas. Tim asal Italia utara yang dimiliki pengusaha Indonesia itu kini duduk di posisi kelima klasemen Serie A, menjadikan mereka lawan yang tidak bisa diremehkan.
Pertandingan Como vs MU akan digelar pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 23.45 WIB dan dapat disaksikan melalui siaran langsung SCTV.
Bayern vs Arsenal: Duel Dua Tim On-Fire
Berbeda dengan laga sebelumnya, pertemuan Bayern Munchen dan Arsenal menyuguhkan dua tim dalam kondisi prima. Bayern saat ini memimpin klasemen Bundesliga, sementara Arsenal menguntit di posisi kedua klasemen Liga Inggris.
Kedua tim diprediksi menyajikan pertarungan ketat mengingat masing-masing membawa kepercayaan diri tinggi dari performa apik di liga domestik masing-masing.
Laga Bayern vs Arsenal akan berlangsung di Allianz Arena, Munich, pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini juga ditayangkan secara langsung oleh SCTV.
Konteks
Matchday ketiga Liga Champions 2026/2027 menjadi momen krusial bagi sejumlah klub besar Eropa untuk mengamankan posisi di fase gugur. MU yang tengah berjuang keluar dari krisis di Liga Inggris membutuhkan poin penuh dari Como, sementara Bayern dan Arsenal sama-sama ingin menjaga momentum positif mereka di pentas Eropa.
Bagi penonton Indonesia, laga Como vs MU memiliki daya tarik tersendiri mengingat klub Italia tersebut berada di bawah kepemilikan pengusaha asal Indonesia, menambah antusiasme publik tanah air terhadap dua pertandingan tersebut.
Foto: Ilustrasi. Sergiolewin / Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)
Sumber:


