Eastar Jet Buka Penerbangan Langsung Incheon–Manado, Konektivitas Wisata Sulut Bertambah

MANADO, LENSA-INDO.COM – Maskapai asal Korea Selatan, Eastar Jet, membuka rute penerbangan langsung Incheon–Manado pada akhir Oktober 2025. Menurut Kementerian Pariwisata (Kemenpar), penerbangan perdananya mendarat di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, pada 27 Oktober 2025.

Rute ini dilayani pesawat Boeing 737-800 berkapasitas lebih dari 180 penumpang. Pada tahap awal, Kemenpar menyebut penerbangan berlangsung dua kali sepekan. Situs pemantau rute penerbangan Aeroroutes mencatat penerbangan ZE535 berangkat dari Incheon pukul 20.25 dan tiba di Manado dini hari, sedangkan penerbangan balik ZE536 berangkat dari Manado pukul 02.20.

Kemenpar: Konektivitas Jadi Kunci

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyebut rute ini sebagai awal hubungan udara langsung baru yang diharapkan memperkuat konektivitas kedua negara. Ia menilai konektivitas udara “menjadi kunci dalam memperluas aksesibilitas dan meningkatkan daya saing destinasi,” seperti dikutip Warta Ekonomi.

Korea Selatan termasuk pasar wisatawan mancanegara yang tumbuh positif bagi Indonesia. Dengan penerbangan langsung, wisatawan Korea tidak perlu lagi transit di Jakarta, Bali, atau negara ketiga untuk mencapai Sulawesi Utara.

Konteks: Upaya Lama Membuka Pasar Korea

Upaya menghubungkan Manado dan Korea Selatan bukan hal baru. Pada 2017, maskapai Korea Jin Air sempat dijadwalkan melayani rute Korea–Manado untuk mendongkrak kunjungan wisman ke Sulawesi Utara. Kehadiran Eastar Jet kembali membuka akses langsung ke destinasi seperti Taman Nasional Bunaken, Selat Lembeh, dan kawasan wisata alam di Minahasa dan Tomohon.

Dampak bagi Pariwisata Sulut

Rute baru ini hadir ketika kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara sedang tumbuh. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara mencatat 6.513 kunjungan wisman pada Oktober 2025, naik 39,35 persen dibanding Oktober 2024. Namun tingkat penghunian kamar hotel berbintang pada bulan yang sama justru turun 1,75 poin menjadi 50,28 persen.

Bagi pelaku usaha, tambahan kursi pesawat dari Korea membuka peluang bagi operator selam, pemandu wisata, penginapan, rumah makan, dan perajin suvenir. Tantangannya adalah menyiapkan paket wisata yang sesuai dengan selera wisatawan Korea, termasuk informasi dan layanan dalam bahasa Korea atau Inggris.

Perkembangan Terbaru

Media Korea Selatan Herald Corp melaporkan pada September 2026 bahwa Eastar Jet mengubah layanan Incheon–Manado yang semula berbasis carter menjadi penerbangan reguler setiap hari. Maskapai itu menyebut tingkat keterisian kursi rata-rata sekitar 93 persen sejak Mei, dan tiket kini dapat dibeli langsung oleh wisatawan perorangan melalui situs dan aplikasi Eastar Jet.

Catatan redaksi: Artikel ini diperbarui pada 18 Oktober 2026 dan dilengkapi data serta keterangan resmi dari sumber yang tercantum di bawah.


Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *