MANADO, LENSA-INDO.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara mencatat 1.211.672 perjalanan wisatawan domestik di Sulawesi Utara pada Oktober 2025. Angka ini melonjak 78,54 persen dibanding Oktober 2024.
Sebaliknya, perjalanan wisatawan nasional, yakni penduduk Sulawesi Utara yang bepergian ke luar negeri, justru anjlok 81,96 persen menjadi hanya 262 perjalanan pada bulan yang sama.
Wisatawan Lokal Jadi Tulang Punggung
Data tersebut menunjukkan pariwisata Sulawesi Utara masih sangat bergantung pada pergerakan wisatawan dari dalam negeri. Jumlah perjalanan domestik mencapai ratusan kali lipat dari 6.513 kunjungan wisatawan mancanegara yang tercatat pada Oktober 2025.
Perjalanan wisatawan domestik mencakup kunjungan rekreasi, mengunjungi keluarga, hingga perjalanan dinas dan bisnis, selama tidak dilakukan secara rutin seperti pergi bekerja atau sekolah. Destinasi yang kerap ramai antara lain kawasan pantai di Minahasa Utara dan Likupang, Danau Tondano, kawasan wisata alam Tomohon, serta pusat kota Manado.
Konteks Nasional
Secara nasional, BPS mencatat 96,00 juta perjalanan wisatawan nusantara pada Oktober 2025. Dengan demikian, Sulawesi Utara menyumbang sekitar 1,3 persen dari total perjalanan wisatawan domestik di Indonesia pada bulan tersebut.
Di sisi akomodasi, tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Sulawesi Utara pada Oktober 2025 tercatat 50,28 persen, turun 1,75 poin dibanding tahun sebelumnya. Artinya, lonjakan perjalanan domestik belum sepenuhnya mengisi kamar hotel berbintang, kemungkinan karena banyak wisatawan lokal melakukan perjalanan pulang-pergi dalam sehari atau menginap di rumah kerabat.
Dampaknya bagi Pelaku Usaha
Bagi pelaku usaha kecil seperti pedagang kuliner, pengelola objek wisata desa, dan penyedia jasa transportasi, besarnya pergerakan wisatawan lokal merupakan pasar yang nyata. Kebersihan, akses jalan, dan informasi destinasi yang mudah ditemukan secara daring menjadi faktor penting agar wisatawan mau datang kembali.
Catatan redaksi: Artikel ini diperbarui pada 18 Oktober 2026 dan dilengkapi data serta keterangan resmi dari sumber yang tercantum di bawah.
Sumber:

