Tottenham 3-1 Coventry: Maddison Bersinar, Spurs Akhirnya Raih Kemenangan Pertama Musim Ini

Tottenham Hotspur Stadium di London Ilustrasi: Tottenham Hotspur Stadium, London (arsip 2019). Hzh / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

LONDON, LENSA-INDO.COM – Tottenham Hotspur akhirnya memecah kebuntuan. Bermain di Tottenham Hotspur Stadium, London, Senin (19/10/2026) malam waktu setempat atau Selasa dini hari WIB, Spurs menaklukkan Coventry City 3-1 pada pekan ketujuh Liga Inggris. Gol tuan rumah dicetak James Maddison (menit ke-14), Omar Marmoush (58′), dan Ben Davies (90+6′), sementara gol Coventry dilesakkan Jack Rudoni pada menit ke-49.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Spurs di liga sepanjang musim 2026/2027 setelah enam laga tanpa kemenangan. Media Korea Selatan SBS mencatat Tottenham sempat menjadi satu-satunya klub dari 92 tim di empat kasta teratas sepak bola Inggris yang belum pernah menang musim ini.

Jalannya Laga: Maddison Membuka, Davies Mengunci

Maddison, yang tampil sebagai starter dalam laga kompetitif untuk pertama kalinya sejak Mei 2025 setelah lama berkutat dengan cedera lutut, langsung memberi dampak. Pada menit ke-14 ia melepaskan tembakan melengkung dari tepi kotak penalti memanfaatkan umpan Mohammed Kudus. Empat menit berselang, Dominic Solanke sempat menggandakan keunggulan, tetapi golnya dianulir karena offside.

Coventry menyamakan kedudukan tak lama setelah turun minum. Rudoni memanfaatkan kesalahan lini belakang Tottenham pada menit ke-49. Spurs merespons sembilan menit kemudian lewat Marmoush, yang mencetak gol perdananya sejak dipinjam dari Manchester City. Di masa tambahan waktu babak kedua, pemain pengganti Ben Davies memastikan kemenangan lewat sepakan dari tepi kotak penalti.

Momen emosional terjadi sekitar menit ke-85 ketika Dejan Kulusevski masuk dari bangku cadangan. Menurut Sky Sports, itu penampilan pertama pemain asal Swedia tersebut setelah absen 526 hari karena cedera.

Kata Maddison

Usai laga, Maddison mengaku ingin membuktikan kontribusinya. “Saya ingin menunjukkan kekuatan saya dan apa yang saya bawa ke tim,” ujarnya seperti dikutip SBS. Gelandang berusia 29 tahun itu menambahkan bahwa ia merasa masih memiliki banyak waktu untuk terus berkembang.

Mantan bek Liverpool yang kini menjadi analis Sky Sports, Jamie Carragher, turut memuji penampilan Maddison yang dinilainya masih menyimpan sentuhan magis di kakinya.

Konteks: Belanja Besar, Hasil Seret

Awal musim yang buruk membuat tekanan besar mengarah ke pelatih Roberto De Zerbi. Tottenham disebut menghabiskan lebih dari 308 juta poundsterling pada bursa transfer musim panas, tetapi hingga pekan keenam hanya mengoleksi tiga hasil imbang. Sky Sports juga mencatat, sejak awal musim 2024/2025 Spurs telah kehilangan 30 poin dari posisi unggul dalam laga kandang Liga Inggris, terbanyak dibanding klub lain.

Dampak ke Klasemen dan Laga Berikutnya

Tambahan tiga poin mengangkat Tottenham dari dasar klasemen ke peringkat ke-16 dengan enam poin (1 menang, 3 imbang, 3 kalah). Coventry berada tepat di bawahnya, di posisi ke-17, dengan poin yang sama namun kalah selisih gol.

Ujian berat langsung menanti Spurs. Pada laga berikutnya, Sabtu mendatang, mereka akan bertandang ke markas rival sekota, Chelsea, di Stamford Bridge.

Foto: Ilustrasi — Tottenham Hotspur Stadium di London (arsip Februari 2019). Hzh / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)


Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *