Manchester United Pertahankan Michael Carrick meski Terpuruk di Peringkat 16 Liga Inggris

Bendera Inggris, ilustrasi berita Michael Carrick dan Manchester United Bendera Inggris (ilustrasi). Wikimedia Commons, Public domain

MANCHESTER, LENSA-INDO.COM – Manchester United memutuskan tetap mempertahankan Michael Carrick sebagai manajer meski tim terpuruk di posisi ke-16 klasemen Liga Primer Inggris. Keputusan diambil setelah rapat petinggi klub di Carrington pada Senin (26/10/2026), sehari setelah Setan Merah dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford.

FootballTransfers, merujuk laporan jurnalis Mike Keegan dari The Overlap, menulis bahwa CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox membahas masa depan Carrick dalam pertemuan tersebut. Hasilnya, Carrick diberi kesempatan untuk membalikkan keadaan. The Athletic dan BBC Sport disebut turut mengonfirmasi kabar itu. Laporan AOL juga menyebut Carrick tetap memimpin tim saat menghadapi Chelsea akhir pekan ini.

Awal Musim Terburuk dalam Puluhan Tahun

Kekalahan dari Bournemouth pada Minggu (25/10/2026) memperpanjang rentetan hasil buruk United. Menurut AOL, United baru mengumpulkan tujuh poin dari delapan laga liga, awal musim terburuk klub sejak musim 1986/1987. FootballTransfers mencatat United juga belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Spekulasi pemecatan sempat menguat sesudah laga tersebut. Sejumlah media Inggris sebelumnya memberitakan Carrick terancam dipecat dalam hitungan hari. Kabar itu ikut mendorong pencarian tentang Manchester United di Google Trends Indonesia, bersamaan dengan nama mantan kapten klub, Ashley Young, yang turut ramai dicari.

Carrick sendiri tidak menutupi beratnya situasi. Kepada Sky Sports, seperti dikutip AOL, ia mengakui, “Ini situasi sulit, tidak bisa disembunyikan.”

Konteks: Dari Interim ke Manajer Permanen

Mantan gelandang United itu datang pada Januari 2026 sebagai pelatih interim setelah Ruben Amorim diberhentikan, lalu ditetapkan sebagai manajer permanen pada musim panas. Penunjukan itu awalnya disambut baik karena kedekatan Carrick dengan klub, tempat ia bermain lebih dari satu dekade.

AOL juga melaporkan bahwa Wilcox dan direktur rekrutmen Christopher Vivell disebut berbeda pandangan soal kandidat pengganti, seandainya klub memutuskan berganti pelatih. Situasi ini membuat manajemen memilih stabilitas untuk sementara waktu.

Jadwal Berat Menanti

Ujian pertama Carrick setelah keputusan ini datang Sabtu (31/10/2026) saat United bertandang ke Stamford Bridge melawan Chelsea. Tiga hari kemudian, United menjamu AS Roma di Liga Champions, sebelum menghadapi Aston Villa sebagai laga terakhir menjelang jeda internasional November.

Rangkaian laga itu akan menentukan apakah kepercayaan manajemen kepada Carrick terbayar. Kekalahan beruntun berikutnya diperkirakan akan kembali memunculkan tekanan dari pendukung dan media Inggris.

Bagi Penggemar di Indonesia

Manchester United memiliki basis penggemar besar di Indonesia, termasuk di Sulawesi Utara, dengan komunitas suporter yang rutin menggelar nonton bareng. Laga Chelsea kontra United pada Sabtu malam waktu Indonesia akan menjadi salah satu pertandingan yang paling ditunggu pekan ini. Hasil terbaru sepak bola lainnya dapat dibaca dalam laporan PSG vs Lyon 2-0.

Foto: Bendera Inggris (ilustrasi). Tanpa nama / Wikimedia Commons (Public domain)


Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *