MAMUJU, LENSA-INDO.COM – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bertolak dari Jakarta menuju Sulawesi Barat pada Senin pagi untuk meninjau pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah sekaligus menghadiri peringatan 100 tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang di Kabupaten Mamuju.
Berdasarkan pantauan ANTARA, Gibran beserta rombongan meninggalkan Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam kunjungan ini, Wapres dijadwalkan menyambangi dua kabupaten di provinsi tersebut, yakni Mamuju dan Mamasa.
Agenda di Mamuju dan Mamasa
Di Kabupaten Mamuju, Gibran dijadwalkan hadir dalam peringatan satu abad Injil masuk Tanah Kalumpang yang dipusatkan di Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau. Sementara di Kabupaten Mamasa, kunjungan mencakup peninjauan fasilitas SMAN 1 Mamasa dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata.
Selain meninjau fasilitas publik, Wapres juga direncanakan berdialog langsung dengan masyarakat setempat serta menyaksikan perkembangan program bedah rumah di wilayah tersebut.
Konteks
Kunjungan ini bermula dari audiensi pengurus Majelis Pekerja Sinode Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB) dengan Wapres di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, pada 20 Oktober lalu. Dalam pertemuan itu, Ketua Umum Majelis Pekerja Sinode GKSB Pendeta Mardi Tamandalan secara resmi mengundang Gibran untuk menghadiri momen bersejarah tersebut.
Mardi menyampaikan bahwa kehadiran Wapres diharapkan dapat memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Ia mengungkapkan dua kegiatan utama yang diharapkan dilakukan Gibran, yaitu menyampaikan pidato tentang moderasi beragama dan melakukan penanaman pohon.
Menurut Mardi, sebagaimana dikutip ANTARA, kegiatan penanaman pohon itu sejalan dengan kepedulian Wapres terhadap kelestarian lingkungan. Ia juga menyebut bahwa pihak gereja memiliki program penanaman pohon buah-buahan, terutama sebagai respons atas kondisi kekeringan dan musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan banyak pohon di hutan mati.
Kunjungan Wapres ke Sulawesi Barat ini menjadi perhatian bagi wilayah Indonesia timur, termasuk Sulawesi Utara, mengingat agenda yang menyentuh isu toleransi beragama, layanan kesehatan daerah, serta program pemberdayaan masyarakat yang relevan bagi berbagai provinsi di kawasan ini.
Foto: Ilustrasi, Kantor Gubernur Sulawesi Barat di Mamuju. Kontributor Wikimedia Commons / Wikimedia Commons (lisensi bebas, rincian di halaman berkas)
Sumber:


