Hasil Moto3 Malaysia 2026: Veda Ega Pratama Finis Kedua di Sepang, Quiles Juara

Bendera Malaysia, ilustrasi hasil Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang Ilustrasi. Bendera Malaysia / Wikimedia Commons (Public domain)

SEPANG, LENSA-INDO.COM – Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama finis di posisi kedua pada balapan Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (1/11/2026). Start dari posisi kedelapan, pebalap Honda Team Asia itu hanya kalah dari juara dunia Moto3 musim ini, Maximo Quiles (KTM), yang menang dengan selisih sekitar empat detik. Hasil Moto3 Malaysia ini juga menempatkan Alvaro Carpe (KTM) di posisi ketiga, sementara andalan tuan rumah Hakim Danish finis keempat.

Podium di Sepang menambah koleksi podium Veda pada musim debutnya di kelas Moto3. Sebelumnya, remaja asal Wonosari, Gunungkidul, itu dua kali naik podium ketiga, yakni di Brasil dan Prancis. Finis kedua di Malaysia menjadi posisi tertinggi yang pernah ia raih di Grand Prix sejauh tercatat dalam rekap hasil musim 2026.

Jalannya Balapan: Bangkit dari Baris Ketiga

Balapan berlangsung 15 lap dalam kondisi kering dengan suhu lintasan sangat panas, sekitar 47 derajat Celsius menurut catatan TMCBlog. Veda sempat turun ke posisi sembilan selepas start, lalu perlahan merangsek. Pada lap kedua ia sudah berada di posisi kelima, satu-satunya motor Honda di rombongan depan.

David Almansa sempat memimpin pada lap-lap awal sebelum disalip Quiles sekitar lap kelima. Di belakang mereka, Veda terlibat duel ketat dengan Hakim Danish, yang start dari posisi ketiga dan tampil di depan publiknya sendiri. Keduanya beberapa kali bertukar posisi; Danish sempat menyalip balik Veda dan bertahan rapat di lap ketujuh.

Momentum berubah di paruh kedua balapan. Almansa melorot, dan Salmela terjatuh di lap kesembilan. Veda memanfaatkan situasi itu untuk naik ke posisi tiga dan sempat menempel Carpe dalam perebutan posisi kedua. Ia sempat turun lagi ke posisi empat pada lap ke-12, tetapi kembali menyalip menjelang dua lap terakhir. Carpe sempat merebut posisi kedua di lap terakhir sebelum Veda mengambilnya kembali hingga garis finis.

Di depan, Quiles tak terbendung. Selisihnya dengan rombongan pengejar melebar dari sekitar 1,2 detik pada lap ke-10 menjadi kurang lebih 4 detik di garis finis. Kantor berita EFE menyebut kemenangan ini sebagai tambahan kemenangan bagi pebalap Spanyol yang sudah mengunci gelar juara dunia tersebut.

Posisi Klasemen dan Rekam Jejak Veda

Usai balapan, Quiles memimpin klasemen dengan 376 poin, sedangkan Veda berada di peringkat ketujuh dengan 131 poin, menurut rekap TMCBlog. Torehan ini melanjutkan tren positif Veda setelah finis keenam di Sirkuit Mandalika pada 11 Oktober 2026 dan merebut pole position pada seri Australia, yang balapannya kemudian batal karena cuaca buruk.

PosisiPebalapTim/Motor
1Maximo Quiles (Spanyol)KTM
2Veda Ega Pratama (Indonesia)Honda Team Asia
3Alvaro Carpe (Spanyol)KTM
4Hakim Danish (Malaysia)–

Lahir pada 23 November 2008, Veda menapaki karier internasional lewat Asia Talent Cup, yang ia juarai pada 2023 dengan sembilan kemenangan dari 12 balapan, lalu menjadi runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 sebelum naik ke Moto3 musim ini.

Dampaknya bagi Indonesia

Hasil di Sepang menambah daftar podium pebalap Indonesia di ajang Grand Prix, sekaligus menunjukkan bahwa Veda mampu bersaing di rombongan depan Moto3 sepanjang musim debutnya. Bagi penggemar balap di Tanah Air, termasuk di Sulawesi Utara, capaian ini menjadi harapan baru menjelang seri-seri penutup musim. Sebelumnya, Veda mengawali akhir pekan di Sepang dari posisi start kedelapan, sehingga finis kedua ini menunjukkan kemampuannya mengelola balapan dari barisan tengah.

Rangkaian GP Malaysia ditutup dengan balapan kelas utama MotoGP pada Minggu sore waktu setempat, yang disiarkan langsung di televisi nasional.

Foto: Ilustrasi, bendera Malaysia, negara tuan rumah GP Malaysia. Pemerintah Malaysia / Wikimedia Commons (Public domain)


Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *