DENPASAR, LENSA-INDO.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mencatat telah menindak 5,15 juta konten negatif di berbagai platform digital dan media sosial sepanjang Oktober 2024 hingga 11 September 2026. Lebih dari 4 juta di antaranya merupakan konten perjudian daring.
Angka itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid di sela Bali Tech Week (BTW) 2026 di Sanur, Denpasar, Bali, Senin (19/10/2026), seperti dilaporkan Antara. Menurut Meutya, penurunan konten negatif merupakan bagian dari upaya pemerintah melindungi masyarakat dari dampak buruk ruang digital.
Judi Online Mendominasi
Data Kemkomdigi yang dihimpun Headline.co.id menyebut konten judi online yang ditangani mencapai 4,03 juta, atau sekitar 78 persen dari seluruh konten negatif yang ditindak. Dalam rincian per platform yang dipaparkan kementerian, konten judi terbanyak ditemukan di layanan berbagi berkas (122.366 konten), disusul platform milik Meta (92.322), Google dan YouTube (43.475), X (16.526), Telegram (1.882), serta TikTok (1.166).
Perlu dicatat, jumlah rincian per platform tersebut jauh lebih kecil dibanding angka 4,03 juta, sehingga kemungkinan mencakup periode atau jenis penanganan yang berbeda. Kemkomdigi belum menjelaskan selisih itu secara rinci.
Meutya sebelumnya menegaskan pemblokiran saja tidak menyelesaikan masalah. “Tidak cukup hanya memutus akses atau menurunkan kontennya,” katanya di Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026). Menurut dia, pemerintah juga perlu menyasar transaksi dan aliran dana yang menopang ekosistem judi.
31,1 Juta Pelanggan Sudah Registrasi Biometrik
Dalam kesempatan di Bali, Meutya juga memaparkan perkembangan registrasi kartu SIM berbasis biometrik. “Angkanya hari ini sudah 31,1 juta pelanggan yang melakukan biometrik,” ujarnya. Ia mendorong pelanggan lama ikut melakukan registrasi serupa. Menurut Kemkomdigi, langkah ini dimaksudkan untuk melindungi data pengguna layanan telekomunikasi.
Kemkomdigi juga mengoperasikan sistem SAMAN untuk mengawasi kepatuhan penyelenggara sistem elektronik dalam memoderasi konten. Sepanjang Februari 2025 hingga 11 September 2026, sistem ini mencatat 358 gelombang pengaduan dengan 1.801 URL yang ditangani.
Konteks: Bali Tech Week dan Dua Tahun Pemerintahan
BTW 2026 digelar Kemkomdigi bersama DS Group pada 19–23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, dengan tema “Archipelago Ascending — Advance Together, Innovate Further”. Ajang ini menargetkan lebih dari 4.000 peserta, termasuk sekitar 1.000 delegasi internasional dari lebih 30 negara. Pemaparan capaian tersebut juga bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026.
Dampaknya bagi Warga
Bagi pengguna media sosial, termasuk di Sulawesi Utara, angka ini menjadi pengingat bahwa promosi judi daring masih masif beredar, sering kali menyamar sebagai iklan, komentar, atau tautan unduhan. Warga dapat melaporkan konten mencurigakan melalui kanal aduan resmi Kemkomdigi, aduankonten.id, serta tidak mengklik tautan dari akun yang tidak dikenal. Pelanggan seluler lama juga dapat menindaklanjuti imbauan registrasi biometrik sesuai petunjuk resmi operator masing-masing.
Foto: Ilustrasi — warga menggunakan ponsel pintar. Rawpixel.com / Wikimedia Commons (CC0)
Sumber:


