Apa Itu Trofi Yashin? Sejarah, Sosok Lev Yashin, dan Daftar Pemenang hingga Unai Simón 2026

Bendera Spanyol, ilustrasi artikel Trofi Yashin 2026 untuk Unai Simón Bendera Spanyol (ilustrasi). Wikimedia Commons, Public domain

MANADO, LENSA-INDO.COM – Trofi Yashin adalah penghargaan untuk penjaga gawang terbaik dunia yang diberikan majalah France Football dalam malam penganugerahan Ballon d’Or. Penghargaan ini pertama kali diberikan pada 2019 dan dinamai dari Lev Yashin, kiper legendaris Uni Soviet yang tercatat sebagai satu-satunya penjaga gawang peraih Ballon d’Or. Nama trofi ini kembali ramai dicari setelah kiper Athletic Club dan tim nasional Spanyol, Unai Simón, dinobatkan sebagai pemenang Trofi Yashin 2026.

Artikel ini menjelaskan apa itu Trofi Yashin, siapa Lev Yashin, bagaimana pemenangnya dipilih, daftar peraihnya dari tahun ke tahun, hingga alasan Unai Simón menjadi juara edisi 2026.

Apa Itu Trofi Yashin?

Selama puluhan tahun, Ballon d’Or yang digagas France Football sejak 1956 identik dengan penyerang dan gelandang. Penjaga gawang jarang masuk hitungan karena kontribusinya lebih sulit tecermin dalam angka gol dan assist. Untuk itu, France Football menambahkan kategori khusus kiper pada 2019. Menurut Wikipedia, trofi ini diberikan setiap tahun kepada “penjaga gawang dengan performa terbaik di dunia” dan pemenangnya dipilih melalui pemungutan suara jurnalis sepak bola sebagai bagian dari rangkaian Ballon d’Or.

Pada edisi perdana 2019, trofi ini dimenangi kiper Brasil, Alisson Becker, yang saat itu membela Liverpool. Edisi 2020 ditiadakan karena pandemi Covid-19, seiring batalnya seluruh penghargaan Ballon d’Or tahun itu. Sejak 2025, France Football juga memberikan Trofi Yashin untuk pesepak bola putri. Untuk edisi 2026, Sports Illustrated mencatat ada 10 nomine kiper putra dan lima nomine kiper putri.

Siapa Lev Yashin?

Lev Yashin lahir di Moskwa pada 22 Oktober 1929 dan meninggal di kota yang sama pada 20 Maret 1990. Sepanjang karier profesionalnya, 1950–1970, ia hanya membela satu klub, Dinamo Moskwa, dengan 326 penampilan liga. Karena kerap tampil berbalut seragam serba hitam, ia dijuluki “Laba-laba Hitam” (Black Spider).

Menurut Wikipedia, Yashin memenangi Ballon d’Or pada 1963 dan hingga kini tetap menjadi satu-satunya penjaga gawang yang meraihnya, fakta yang juga ditegaskan Sports Illustrated. Bersama Uni Soviet, ia meraih medali emas sepak bola Olimpiade Melbourne 1956 dan Piala Eropa 1960, tampil di Piala Dunia 1958, 1962, dan 1966, serta mengoleksi 74 penampilan internasional. FIFA, seperti dikutip Wikipedia, menyebut ia menggagalkan lebih dari 150 tendangan penalti sepanjang kariernya.

Pengakuan itu menjadikan namanya simbol bagi profesi kiper. Karena itu, ketika France Football membuat penghargaan khusus penjaga gawang, nama Yashin dipilih sebagai bentuk penghormatan.

Daftar Pemenang Trofi Yashin

Berikut daftar pemenang Trofi Yashin kategori putra sejak pertama kali diberikan, berdasarkan rangkuman Wikipedia dan Sports Illustrated serta laporan media Spanyol untuk edisi 2026:

TahunPemenangNegaraKlub saat menang
2019Alisson BeckerBrasilLiverpool
2020Tidak diberikan (pandemi Covid-19)
2021Gianluigi DonnarummaItaliaParis Saint-Germain
2022Thibaut CourtoisBelgiaReal Madrid
2023Emiliano MartínezArgentinaAston Villa
2024Emiliano MartínezArgentinaAston Villa
2025Gianluigi DonnarummaItaliaParis Saint-Germain/Manchester City
2026Unai SimónSpanyolAthletic Club

Hingga sebelum edisi 2026, Donnarumma dan Martínez menjadi kiper dengan kemenangan terbanyak, masing-masing dua kali. Untuk kategori putri, trofi perdana pada 2025 diraih kiper Inggris, Hannah Hampton, yang membela Chelsea.

Unai Simón, Pemenang Trofi Yashin 2026

Unai Simón menerima Trofi Yashin 2026 pada malam penganugerahan Ballon d’Or di London, Senin (26/10/2026) waktu setempat, seperti diberitakan OKDiario dan La Nación. Kiper berusia 29 tahun itu hanya pernah membela satu klub senior, Athletic Club Bilbao. Pada 2024, ia finis di posisi kedua penghargaan yang sama di belakang Emiliano Martínez.

Musim ini menjadi puncak kariernya. Menurut OKDiario, Simón hanya kebobolan satu gol dalam delapan laga Piala Dunia 2026, meraih Sarung Tangan Emas sebagai kiper terbaik turnamen, dan menjaga gawangnya tetap bersih saat Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 di final. La Nación mencatat ia membukukan rekor Piala Dunia berupa 649 menit beruntun tanpa kebobolan. Sebelumnya, Simón sudah meraih UEFA Nations League 2023 dan Euro 2024 bersama Spanyol, serta Trofi Zamora La Liga.

Jalan Simón ke puncak tidak instan. La Nación mencatat ia sempat dipinjamkan ke Elche pada 2018 tanpa sekali pun tampil di laga resmi, sebelum kembali ke Bilbao setelah kiper utama Kepa Arrizabalaga hijrah ke Chelsea. Ia kemudian melakoni debut La Liga melawan Leganés di bawah pelatih Eduardo Berizzo. Gaya tenangnya dan kebiasaan bermain dengan kostum hitam membuatnya kerap dibandingkan dengan José Ángel Iribar, legenda kiper Athletic dan Spanyol.

Kemenangan Simón melengkapi dominasi pemain Spanyol pada malam itu. Hasil lengkap Ballon d’Or 2026, termasuk kemenangan Harry Kane dan Alexia Putellas, dapat dibaca dalam laporan Ballon d’Or 2026 di LENSA-INDO.COM.

Mengapa Penghargaan Kiper Penting?

Kehadiran Trofi Yashin memberi ruang pengakuan bagi posisi yang sering luput dari sorotan. Seorang kiper bisa menentukan hasil turnamen lewat penyelamatan krusial, organisasi lini belakang, dan adu penalti, tetapi kontribusi itu jarang cukup untuk bersaing di daftar Ballon d’Or yang didominasi pencetak gol.

Bagi pembinaan sepak bola di Indonesia, termasuk di Sulawesi Utara, penghargaan semacam ini juga menjadi pengingat bahwa kiper perlu dilatih secara khusus sejak usia muda: refleks, posisi, komunikasi, dan kemampuan memainkan bola dengan kaki. Banyak kiper top dunia, seperti Simón, berkembang lewat akademi klub yang konsisten membina penjaga gawang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Sejak kapan Trofi Yashin diberikan?
Sejak 2019, dengan pemenang perdana Alisson Becker. Edisi 2020 ditiadakan karena pandemi.

Siapa yang memilih pemenang Trofi Yashin?
Pemenang dipilih lewat pemungutan suara jurnalis sepak bola dalam rangkaian Ballon d’Or yang diselenggarakan France Football.

Apakah ada Trofi Yashin untuk pemain putri?
Ada. Kategori putri mulai diberikan pada 2025, dengan pemenang perdana Hannah Hampton dari Chelsea.

Siapa pemenang Trofi Yashin 2026?
Unai Simón, kiper Athletic Club dan tim nasional Spanyol.

Penutup

Trofi Yashin masih tergolong muda, tetapi dalam waktu singkat telah menjadi salah satu penghargaan paling ditunggu di malam Ballon d’Or. Lewat nama Lev Yashin, penghargaan ini mengingatkan bahwa di balik setiap gelar juara, ada penjaga gawang yang bekerja dalam senyap. Tahun ini, sorotan itu jatuh kepada Unai Simón.

Foto: Bendera Spanyol (ilustrasi). / Wikimedia Commons (Public domain)


Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *