TOMOHON, LENSA-INDO.COM – Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo memimpin apel pagi di SMP Negeri 3 Tomohon, Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan, Senin (26/10/2026). Dalam kegiatan program Polri Peduli Pendidikan itu, Kapolres meminta para siswa menjauhi perundungan, minuman keras, narkoba, dan tawuran.
“Jangan melakukan perundungan terhadap sesama teman. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar, bertumbuh, serta meraih cita-cita. Mari kita saling menghormati, saling membantu, dan menjaga persaudaraan di antara sesama siswa,” pesan AKBP Novrial di hadapan para siswa, guru, dan staf sekolah.
Kapolres tiba di sekolah sekitar pukul 06.30 WITA dan disambut Kepala SMP Negeri 3 Tomohon, Dra. Adel Ering, bersama para guru dan staf. Apel pagi dimulai pukul 07.00 WITA.
Perundungan Tak Boleh Dianggap Biasa
Dalam arahannya, Kapolres memberi perhatian khusus pada perundungan atau bullying yang menurutnya masih menjadi tantangan di lingkungan pendidikan. Ia menegaskan perundungan tidak boleh dianggap hal biasa karena dapat melukai perasaan, merusak kepercayaan diri, serta berdampak pada perkembangan mental dan masa depan anak.
Kapolres juga mengingatkan siswa untuk menjauhi minuman keras, narkoba, tawuran, dan bentuk kenakalan remaja lain yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Menurutnya, masa depan generasi muda dijaga melalui pergaulan yang sehat, kedisiplinan, dan keberanian untuk menolak hal-hal yang merusak.
Ia menegaskan kehadiran Polri di sekolah tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk membantu membangun karakter, menanamkan disiplin, dan melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah menyerah dalam meraih cita-cita. Masa depan yang baik dimulai dari kebiasaan baik yang dilakukan sejak sekarang,” ujarnya.
Patroli Sekolah dan Layanan 110
Kapolres menyebut Polres Tomohon akan terus melakukan upaya pencegahan gangguan kamtibmas di lingkungan sekolah. Upaya itu termasuk patroli dan koordinasi dengan pihak sekolah untuk mengantisipasi tawuran dan penyalahgunaan narkoba.
Ia juga menekankan peran guru dalam membimbing dan mengawasi peserta didik. Menurut Kapolres, sinergi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan kepolisian penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Kapolres mengimbau siswa dan warga sekolah agar tidak ragu melapor bila mengetahui atau mengalami kejadian yang berpotensi mengarah pada tindak pidana. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Kepolisian 110, kantor polisi terdekat, atau Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Tomohon Selatan IPTU Stanny Elias serta para guru dan staf SMP Negeri 3 Tomohon. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 08.00 WITA.
Sumber: Rilis Humas Polres Tomohon


